Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Purworejo masa bhakti 2015-2018 dilantik oleh Ketua IDI Jawa tengah dr Djoko Widyarto JS DHM MHKes, di Auditorium RSUD Saras Husada Purworejo, beberapa waktu lalu. Pelantikan disaksikan Kabag Kesra Setda Drs Bambang Sadyo Hastono MH mewakili Bupati Purworejo, FKPD, Kepala Dinas Kesehatan dr Kuswantoro MKes, Direktur RSUD SH dr Gustanul Arifin MKes, serta dinas instansi terkait. Dalam pelantikan sekaligus dilakukan penandatanganan berita acara dan penyerahan buku memori.
Pengurus IDI Purworejo yang dilantik, sebagai ketua dr Tolkha Amaruddin MKes Sp THT, wakil ketua dr Nurul Hadi SpA. Sedangkan Dewan pertimbangan dr Y Kristianto Sp KJ, dr H Kuswantoro MKes, dan dr Hj Nasibah Dwiyanti MM. Untuk sekretaris dipegang dr Dias Saputra dan dr Erni Yuliani, bendahara dr Budi Susanti. Majelis kehormatan Etik kedokteran (MKEK) dipercayakan untuk mengkoordinir dr Mugyanto SpS. Sedangkan bidang ilmiah akan ditangani dr Wahyu Purwohadi SpB, bidang organisasi diurusi dr Darus Karsopawiro, bidang usaha dr Febriliant Sp OT, juga dibantu bidang-bidang lain yang kesemuanya ditangani dokter.
Bupati Purworejo dalam sambutannya yang dibcakan Kabag Kesra mengatakan, dokter sebagai salah satu komponen utama pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat mempunyai peranan yang sangat penting karena terkait langsung dengan mutu pelayanan. “Penyelenggaraan upaya kesehatan harus dilakukan oleh dokter yang memiliki etik dan moral tinggi, keadilan dan kewenangan yang secara terus menerus harus ditingkatkan,” katanya.
Menurutnya, praktik kedokteran merupakan upaya kesehatan yang sangat penting peranannya dalam meningkatkan derajat kesehatan bangsa Indonesia, dengan demikian peran dan kedudukan dokter yang strategis sebagai pelaku praktik kedokteran tidak diragukan lagi. “Kita lihat sekarang ini kemajuan yang pesat dalam bidang ilmu pengetahuan khususnya Iptek di bidang kedokteran menuntut tersediannya sumberdaya manusia yang handal dan terampil serta profesional dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dikatakan bahwa dengan adanya program BPJS juga membantu mempermudah akses pelayanan, sehingga semakin banyak masyarakat yang mempergunakan kemudahan itu. Hal itu tampak dengan makin banyaknya masyarakat yang berkunjung ke pelayanan kesehatan baik di klinik, puskemas maupun rumah sakit. “Dan ini harus diimbangi dengan penambahan tenaga pelayanan untuk meningkatkan mutu pelayanan,” ungkapnya. (sumber: www.purworejokab.go.id)







0 comments:
Post a Comment